e-Korean Class Opening Ceremony    

e-Korean Class Opening Ceremony

Peresmian e-Korean Class di SMA Kristen Petra 4. 회망은 꿈이 아니라 꿈을 실현하는 방법이다. Harapan bukanlah impian, tetapi jalan membuat impian menjadi nyata

e-Korean Class Opening Ceremony    

e-Korean Class Opening Ceremony

Manfaatkan dengan baik dan maksimal semua fasilitas dan sumber materi yang telah disediakan pada e-Korean Class.

e-Korean Class Opening Ceremony    

e-Korean Class Opening Ceremony

Teknologi membantu proses belajar mengajar e-Korean Class antara Universitas Kristen Petra, Dongseo University Korea dan SMA Kristen Petra 4

e-Korean Class Opening Ceremony    

e-Korean Class Opening Ceremony

Pada tanggal 12 Desember 2017, telah diresmikan dan dibuka e-Korean Class. Ayo bergabung di kelas bahasa Korea. Kami tunggu ya...

DBL Runner-up    

DBL Runner-up

DBL Runner-up for North Region

Tim Basket    

Tim Basket

Berbagai macam prestasi berhasil diraih oleh Tim Basket dari SMA Kristen Petra 4.

Laboratorium Biologi    

Laboratorium Biologi

Tersedianya fasilitas yang lengkap demi menunjang proses belajar mengajar yang baik serta memberikan kesempatan siswa untuk melakukan percobaan sendiri.

Berbagi Kasih    

Berbagi Kasih

Belajar berbagi dengan orang lain untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.

Pendidikan Karakter Kristiani    

Pendidikan Karakter Kristiani

Para siswa SMA Kristen Petra 4 dibekali dengan Pendidikan Karakter Kristiani yang diadakan setiap hari Sabtu, agar mereka semakin dekat dengan ajaran-ajaran Tuhan.

Pekan Budaya    

Pekan Budaya

Melalui busana yang dikenakan, para siswa-siswi SMA Kristen Petra 4 belajar untuk mengenal dan mencintai budaya Indonesia

Juara I Lomba Akuntansi    

Juara I Lomba Akuntansi

Prestasi membanggakan dari para siswa SMA Kristen Petra 4 dalam meraih peringkat pertama dalam lomba akuntansi yang diadakan oleh salah satu perguruan tinggi di Surabaya.

Laboratorium Komputer    

Laboratorium Komputer

Laboratorium dengan unit komputer terbaru, agar para siswa dapat belajar dengan maksimal

Gedung SMA Kristen Petra 4    

Gedung SMA Kristen Petra 4

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Gedung SMA Kristen Petra 4    

Gedung SMA Kristen Petra 4

Proses belajar mengajar dilaksanakan di tempat ini.

Kegiatan Konseling    

Kegiatan Konseling

Para siswa bersama-sama dengan konselor bisa berdiskusi dan memecahkan kesukaran yang mereka hadapi.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

Belajar Geosains Melalui Kunjungan Virtual Ke Museum Geologi

Masih banyak di antara kita yang cukup asing bila mendengar istilah geosains. Yang akrab ditelinga kita adalah Ilmu Bumi dibanding Geosains. Geosains sendiri merupakan nama lain dari ilmu bumi. Geosains atau ilmu bumi merupakan kumpulan cabang-cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang bumi. Cabang ilmu ini merupakan gabungan dari fisika, geografi, matematika, biologi, kimia, dan geologi.

image_2.jpgimage_4.jpgimage_6.jpgimage_5.jpgimage_1.jpgimage_3.jpg

Selasa (16/3/2021), SMA Kristen Petra 4 Sidoarjo mendapat keistimewaan untuk berkunjung secara virtual ke Museum Geologi. Museum tersebut terletak di Bandung, Jawa Barat dan museum ini merupakan destinasi wisata edukasi yang terkenal di Bandung. Museum yang merupakan laboratorium geologi dan menyimpan serta memperagakan hasil survei geologi ini, berdiri sejak tahun 1929, dan memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari gedung peninggalan Belanda, sudut ruang yang luas, penataan ruang yang baik, dan penataan koleksi sesuai dengan ilmunya.  Hal ini semakin membawa daya tarik tersendiri bagi siswa kelas X dan XI SMA Kristen Petra 4.

Di museum ini, kita dapat melihat berbagai macam koleksi mengenai fenomena geologi yang ada di Indonesia, seperti batuan, mineral, meteorite, fosil, artefak, dan masih banyak lagi. Pada kunjungan virtual ini, kami didampingi oleh pembimbing dari Museum Geologi, yaitu Kak Cecep dan Kak Eka. Kedua kakak ini menjelaskan tentang isi dari Museum Geologi, dan mengajak kami untuk melihat keadaan Museum Geologi.

Museum Geologi terdiri dari 2 lantai dan setiap lantai terbagi menjadi ruang tengah, ruang barat, dan ruang timur. Pada sesi awal ini, kami diajak masuk ke ruangan yang berisikan fenomena geologi di Indonesia. Disini kami belajar untuk mengenal keadaan geologi di Indonesia, terkhusus belajar mengenai sejarah terbentuknya planet Bumi, pergeseran lempeng-lempeng aktif yang melewati Indonesia, jenis-jenis meteorit, ilustrasi pergerakan lempeng, jenis-jenis batuan yang terdiri dari batuan beku, sedimen, dan malihan, jenis-jenis mineral, keadaan gunung berapi di Indonesia, dan ilustrasi terbentuknya kepulauan di Indonesia.

Beranjak ke lantai 2, kami diajak ke ruangan yang membahas mengenai bencana dan manfaat geologi. Di ruangan ini, kami belajar membedakan fenomena alam dan bencana alam. Di sisi kiri ruang tersebut kami belajar mengenai pemanfaatan geologi di dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan sisi kanan membahas mengenai bencana geologi. Banyak penjelasan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari, terutama pada saat menghadapi bencana alam supaya saat bencana datang tidak panik dan tetap waspada.

Semakin besar pengetahuan semakin banyak ketidaktahuan yang terungkap. Dengan kunjungan virtual ini, banyak pelajaran dan pengetahuan baru bagi siswa SMA Kristen Petra 4. Belajar dan menuntut ilmu bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Tidak pernah terkekang oleh waktu, tempat, dan usia. Di setiap perjalanan hidup, kita juga sudah belajar dan dapat dimaknai dalam mencari ilmu. Ilmu tak akan terkekang oleh waktu dan tempat.

Terima kasih Museum Geologi Bandung untuk kunjungan virtual hari ini. Semoga setelah pandemi ini berakhir, kami bisa berkunjung secara langsung kesana!

 

Oleh : Theresia A. Erfrosina

 

 

Fun Learning of Otsuka Online Factory Visit

Jumat (15/01/2021 dan 22/01/2021), pukul 08.45, kami siswa siswi kelas X dan XI SMA Kristen Petra 4 mengikuti kunjungan virtual ke PT. Amerta Indah Otsuka. Otsuka Online Factory Visit, demikian nama kegiatan kunjungan virtual kali ini. Lokasi pabrik Otsuka yang kami kunjungi secara virtual berada di Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur. Pasti tau dong Otsuka itu perusahaan yang menghasilkan apa? Kalau kamu pernah minum Pocari Sweat, Ion Water, dan Oronamin C, serta pernah makan Soyjoy, itu lah hasil produksi dari Otsuka. Kegiatan ini diawali dengan doa dan sambutan Ibu Kepala Sekolah. Pada kunjungan virtual ke Otsuka ini, kami dipandu oleh tim dari Otsuka, diantaranya Kak Tata, Ibu Indah, Kak Didik. Kak Tata menjadi pembawa acara sekaligus memandu kami dalam acara tersebut, mulai dari menyapa kami, menjelaskan aturan kunjungan virtual, hingga di sesi akhir dari kunjungan virtual ini.

WhatsApp_Image_2021-01-15_at_15.08.47.jpegWhatsApp_Image_2021-01-22_at_10.43.45.jpegWhatsApp_Image_2021-01-15_at_15.08.54.jpegWhatsApp_Image_2021-01-15_at_15.08.59.jpegWhatsApp_Image_2021-01-22_at_10.43.21.jpeg

 Setelah Kak Tata menjelaskan mengenai aturan kunjungan virtual, kami diajak Kak Didik untuk melihat secara Live mengenai Pabrik Otsuka. Mulai dari halaman depan yang disediakan wastafel untuk cuci tangan, lalu masuk ke loby gedung yang luas dan bagus sekali, hingga masuk ke dalam lorong ruangan yang dimana kami bisa melihat proses produksi dari produk yang dihasilkan oleh pabrik tersebut. Pabrik yang mempunyai luas area sebesar 10, 6 Ha, terdapat fasilitas yang bagus, diantaranya lapangan sepak bola yang bisa dipakai oleh warga sekitar, masjid, tempat fitness, lapangan futsal, dan masih banyak lagi. Bersama kak Didik juga kami diajak melihat proses produksi, mulai dari pencetakan botol hingga proses pengemasan minuman ke dalam karton. Tentunya sebelum bisa lolos hingga tahap akhir, ada beberapa kali proses sortir dan diuji segala bahan yang digunakan. Banyaknya yang diuji dan proses sortir, bertujuan untuk menjaga kualitas dari isi minuman tersebut, hingga bisa sampai ke tangan konsumen dengan kualitas yang baik.

Kunjungan virtual ke Pabrik Otsuka tidak sampai disitu saja. Setelah asyik diajak berkeliling oleh Kak Didik, kami diterangkan berbagai materi oleh Ibu Indah. Mulai dari menceritakan awal Otsuka berdiri, lambang dari Otsuka, lalu sebaran Otsuka di belahan dunia, hingga pentingnya menjaga ion tubuh. Ibu Indah menjelaskan manusia membutuhkan banyak cairan dan ion. Karena dalam tubuh manusia 60% dari berat badan adalah berat cairan. Sehingga pada dasarnya manusia membutuhkan banyak cairan, terlebih cairan tersebut akan keluar dari tubuh kita jika kita melakukan aktifitas. Cairan tubuh dalam tubuh manusia mengandung air dan ion, maka dari itu pentingnya mengonsumsi Pocari Sweat ataupun Ion Water untuk menjaga kestabilan air dan ion pada tubuh kita.

Kunjungan virtual kali ini banyak memberi manfaat untuk kami. Kami bisa menambah pengetahuan tentang produk-produk dari Otsuka dan manfaatnya bagi tubuh kita. Kami juga bisa melihat secara langsung proses produksi botol kemasan dan produk – produk lain dari Otsuka. Yuk, jaga keseimbangan cairan tubuh kita, dengan rajin minum dan mengonsumsi Pocari Sweat ataupun Ion Water Low Calorie. Terlebih di masa pandemi covid 19 ini, kita harus lebih ekstra menjaga kesehatan tubuh kita. Selamat menjaga kesehatan tubuh masing-masing! Selamat bertemu di kunjungan virtual lainnya!

Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smart Phone

Screen Shot 2021-03-08 at 11.38.21 AM.pngScreen Shot 2021-03-12 at 8.27.20 AM.pngScreen Shot 2021-03-12 at 8.26.45 AM.pngScreen Shot 2021-03-12 at 8.25.56 AM.pngScreen Shot 2021-03-12 at 8.25.44 AM.pngScreen Shot 2021-03-12 at 8.26.53 AM.png

 

Kreatif di tengah covid - 19

“Keingintahuan adalah kunci kreativitas.” – Akio Morita

Screenshot_2020_0612_113044.pngandrewyeheskiel_20200612_103446_0.jpgScreenshot_2020_0612_113247.pngceciliangelinee_20200612_103401_0.jpgmelisaa.s_1_20200612_102023_0.jpgScreenshot_2020_0612_111439.png

Benar sekali kalimat diatas, walau jarak dan waktu memisahkan namun tidak mengurangi seseorang untuk berkarya asal mereka memiliki keingintahuan yang besar. Demikian juga yang dialami oleh siswa smatrapat ketika harus LFH tetapi tetap dapat berkreasi. Setelah menyelesaikan PAS semester 2 tahun ajaran 2019/2020 siswa mengisi waktunya dengan berbagai kegiatan yang diberikan oleh Bapak/Ibu guru melalui webinar, kegiatan tersebut berupa Ceramah kesehatan, Pramuka, Projek siswa, Senam bersama, kreativitas pilihan, sementara di rumah siswa dapat memilih salah satu kreativitas yang diberikan oleh pembimbing antara lain Membuat Sabun Cair dari Sabun Batang, Kerajinan face shield, Microsoft Word, Kaktus Hias Menggunakan Batu, Fun Math Guesses, Flash Card, Simple Dessert Healthy Life Style.  Adapun hasilnya mereka upload dalam instagram sekolah agar seluruh siswa dapat saling melihat hasil karya teman-temannya, bahkan dapat menjadi sumber inspirasi bagi yang melihat. Siswa cukup bangga dengan karya yang dibuatnya serta mendapat respons positif dari orangtua dan follower terbukti dari like respons. Semoga dengan kegiatan ini dapat mendorong ide-ide kreatif lain yang pada akhirnya memunculkan potensi setiap siswa. Bertemu di kreativitas berikutnya…..God bless you

Tim – Jurnalis A4

Learning From Home....Apa Kata Mereka??

Notes-200518-104313-073-1.jpegIMG-20200518-WA0029.jpegIMG-20200512-WA0070.jpgIMG-20200514-WA0012.jpg

Pada awal 2020 Indonesia dan ratusan negara di dunia dikejutkan dengan pandemi global covid-19 yang berbahaya dan sangat menular. Akibat dari peristiwa ini banyak aspek kehidupan masyarakat terpengaruh termasuk dunia pendidikan. Terlepas dari berbagai dampak negatif akibat dari pandemi covid 19, dunia pendidikan justru bisa mendapatkan dampak  positif dari peristiwa pandemi covid 19. Dalam masa learning from home akibat pandemi covid 19 guru “dipaksa” untuk keluar dari zona nyaman masing-masing, pandemi covid 19 layaknya katalis yang mempercepat perubahan yang terjadi secara serentak dan menyeluruh di semua level pendidikan. Saat ini guru berlomba-lomba mengupdate penguasaan teknologi, belajar menggunakan website dan software pendidikan, mengenalkan diri dengan web conference, belajar video editing, bahkan membuat video pembelajaran secara mandiri. Hal-hal itu mungkin tidak terbayangkan oleh banyak guru sebelum pandemi covid 19, namun sekarang semua itu ditempuh demi melaksanakan proses belajar mengajar yang berkualitas bagi siswa-siswi demi suksesnya tujuan pendidikan. Tentu kesuksesan dalam masa transisi ini tidak hanya terletak pada pundak guru namun juga ditentukan oleh banyak faktor mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana pendukung, penguasaan teknologi oleh guru dan siswa, kebijakan yang mendukung guru dan siswa dalam masa transisi ini, dan yang paling penting adalah partisipasi aktif siswa dalam model pembelajaran daring ini karena model ini memerlukan siswa yang aktif, haus akan pendidikan dan, ingin belajar tanpa itu segala kerja keras guru akan seperti menggarami lautan. 

Dalam penerapan belajar daring di SMA Kristen Petra 4 kami juga mengalami kendala namun atas berkat Tuhan SMA Kristen Petra 4 memiliki sarana yang bisa mengatasi kendala-kendala seperti diatas. Kami memiliki 1 ruangan yang dilengkapi peralatan smart class yang mendukung untuk pelaksanaan kelas daring. Pada kondisi normal ruangan ini digunakan untuk pelaksanaan pembelajaran kelas korea secara daring yang merupakan program kerja sama dengan King Sejong Institute dan UK Petra. Pada masa covid-19 kelas yang dilengkapi dengan smartboard, LED TV, kamera, Laptop, bluetooth pen, dan speaker plus built in mic dimanfaatkan untuk melakukan pembelajaran daring. Integrasi antara alat-alat dan software yang ada di kelas ini menghasilkan suatu lingkungan belajar daring yang bisa meminimalisir kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan pembelajaran daring seperti yang tertulis diatas.

Adanya smartboard dan bluetooth pen memungkinkan guru untuk menulis layaknya di papan kelas namun bisa langsung disaksikan di layar monitor siswa, adanya kamera dan LED TV dan speaker memungkinkan untuk siswa dan guru bertatap muka dan bercakap-cakap secara langsung dengan siswa layaknya di dalam kelas, sehingga guru dan siswa dalam mengurangi hambatan-hambatan yang muncul dalam pembelajaran daring dengan lebih baik dan menghasilkan pengalaman belajar yang lebih efisien dan efektif. Penggunaan alat-alat smart class ini dalam proses pembelajaran daring mendapatkan sambutan yang cukup baik dari siswa-siswi yang mengikuti. Namun tentu tidak ada yang sempurna di dunia begitu pula proses pembelajaran ini, kami harus selalu belajar dan mengembangkan metode pembelajaran yang lebih baru, lebih student friendly, sehingga fungsi dari smart class dapat optimal bagi guru dan siswa. Orangtua siswa secara umum menyambut denngan baik apa yang dilakukan pihak sekolah dalam upaya proses learning from home dapat terus berjalan, walau masih ada beberapa kekurangan.

Kita semua harus percaya bahwa segala perkara dapat kita tanggung dalam nama Tuhan dan perubahan ini akan membuat kita semua menjadi guru dan pendidik yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Tim – Jurnalis A4

boost the values reap the success